Oto

Pengiriman BYD Shark 6 Performance Terkendala Kekurangan Suku Cadang

Jakarta (KABARIN) - Pengiriman BYD Shark 6 Performance kepada konsumen di Australia dilaporkan mengalami kendala akibat keterbatasan pasokan suku cadang.

Menurut laporan media otomotif Drive pada Senin, keterbatasan tersebut membuat sebagian pembeli pikap tercepat BYD itu harus memilih antara menunggu kedatangan pelindung bawah bodi atau menerima kendaraan terlebih dahulu tanpa komponen tersebut.

Sekitar setengah konsumen di Australia disebut memilih opsi menerima unit lebih awal tanpa pelindung bawah bodi, yang nantinya akan dipasang menyusul ketika komponen tersedia pada awal Juli, berdasarkan keterangan juru bicara BYD kepada Drive.

Pihak BYD sendiri belum dapat memastikan jumlah total pesanan untuk model Shark 6 Performance di pasar Australia.

Opsi serupa juga diberlakukan di Selandia Baru. Berdasarkan laporan Auto Trader NZ, sebanyak 94 unit Shark 6 Performance telah tiba di negara tersebut pada Mei.

Di Australia, model ini mulai tersedia di sejumlah dealer dalam beberapa pekan terakhir.

Shark 6 Performance dibekali mesin bensin 2,0 liter, lebih besar dibanding varian Premium yang menggunakan mesin 1,5 liter. Dengan selisih harga sekitar 5.000 dolar Australia atau sekitar Rp62 juta, varian Performance menawarkan peningkatan tenaga serta kapasitas derek hingga 3.500 kg.

BYD memperkirakan varian Performance menyumbang sekitar 25 persen dari total penjualan Shark 6 di Australia, sementara varian Premium diprediksi tetap menjadi yang paling diminati.

Chief Operating Officer BYD Australia, Stephen Collins, sebelumnya menyebut perusahaan menargetkan penjualan sekitar 1.500 unit per bulan dengan komposisi 55 persen Premium, 25 persen Performance, dan 20 persen cab-chassis.

Shark 6 Performance dipasarkan mulai 62.900 dolar Australia atau sekitar Rp784 juta, belum termasuk biaya administrasi kendaraan.

Secara teknis, varian ini menggabungkan mesin 2.0 liter dari Denza B8 dengan motor listrik depan dari Denza B5, serta motor listrik belakang dan baterai 29,6 kWh seperti pada varian Premium. Total outputnya mencapai 350 kW dan torsi 700 Nm, lebih tinggi dibanding 321 kW dan 650 Nm pada varian Premium.

Performa tersebut memungkinkan akselerasi 0–100 km/jam dalam 5,5 detik dengan kapasitas derek mencapai 3.500 kg.

BYD juga menyematkan pembaruan suspensi belakang serta rem depan yang lebih besar, meski tidak ada perubahan pada Gross Vehicle Mass (GVM) meski bobot kendaraan bertambah 63 kilogram.

Di bagian interior, varian Performance membawa desain baru yang akan diterapkan ke seluruh lini Shark 6, termasuk setir baru, pemindahan tuas transmisi ke kolom kemudi, serta konsol tengah yang diperbarui.

Penerjemah: Adimas Raditya Fahky P
Editor: M. Hilal Eka Saputra Harahap
Copyright © KABARIN 2026
TAG: